.
Buat seorang teman, hadapilah dengan senyuman. Usah terpuruk bagai ingin mati.
Saya tahu dia sudah biasa dengar lagu ini, dan ada dalam koleksi blognya, namun saya segarkan ia semula, saat memerlukan.
Saya mungkin gagah untuk menasihatkan dia untuk kali ini, tak semestinya saya juga gagah menghadapi suatu rasa, satu duga besar dalam melayari bahtera kehidupan. Semua kita impikan destinasi yang indah, bahagia dan hidup selamanya di samping teman jiwa, namun apabila itu yang ditintakan, pasrahlah kepada-Nya. Namun bukan semata menyerah, kerana muhasabah amat penting untuk memahami takdir. Takdir itu tidak pernah berbantah dengan usaha dan doa. Mungkin masih ada jejak kita yang pincang dan alpa pada Pencipta.
Teruskanlah perjalanan, betulkan langkah yang pincang, jangan berhenti lagi mencabut kemuncup kenangan. Semoga segala yang berlaku adalah permulaan untuk sebuah kebahagiaan yang sedang menunggu!
.
Hadapi dengan senyuman,
semua yang terjadi, biar terjadi
Hadapi, dengan tenang jiwa,
semua, ‘kan baik baik saja
semua yang terjadi, biar terjadi
Hadapi, dengan tenang jiwa,
semua, ‘kan baik baik saja
Bila ketetapan Tuhan,
sudah ditetapkan, tetaplah sudah
Tak ada, yang bisa merubah,
dan tak ‘kan, bisa berubah
sudah ditetapkan, tetaplah sudah
Tak ada, yang bisa merubah,
dan tak ‘kan, bisa berubah
Rela, kanlah saja ini,
bahwa semua, yang terbaik
Terbaik, untuk kita semua,
menyerahlah, untuk menang
Jalan Perdana, KL
.
No comments:
Post a Comment